Cuti, Lima Karyawan PT. MMC Asal China Diawasi


DARUBA-Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Pulau Morotai untuk mengantisipasi masuknya virus Corona, semakin diperketat. Ini ditandai dengan rapat lintas stakeholder yang digelar Kamis (30/1). Rapat koordinasi yang digelar Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes) melibatkan perwakilan dari TNI Angkatan Laut (AL), RSUD hingga Polres kabupaten Pulau Morotai. Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Dr. Fictor Pahimbong mengatakan, kegiatan yang digelar merupakan bentuk koordinasi lintas sektor, guna membahas kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi virus Corona. Disebutkan Fictor, dari data terbaru yang diterima, virus inveksi Corona sudah meluas ke berbagai negara. Untuk di China saja, sebut Fictor, sudah sebanyak 4.537 orang yang terinveksi disusul Japan 6 orang, Korea 4 orang, Vietnam 2 orang, Singapore 7 orang, Australia 5 orang, Malaysia 4 orang, Cambodia 1 orang, Thailand 14 orang, Nepal 1 orang, Sri Lanka 1 orang dan America 5 orang. Selian itu, di Canada terdapat 2 orang yang sudah terinveksi, France 3 orang dan Germany  1 orang. Praktis, ungkap Fictor,

total keseluruhan korban penderita yang sudah terinfeksi virus Corona sebanyak   4.593 orang. Karena itu, dalam pertemuan kemarin, Fictor dengan tegas mengatakan, Warna Negara Asing (WNA) harus menjadi fokus semua pihak dalam upaya pencegahan sebagai langkah antisipasi agar virus Coronoa tidak sampai masuk ke kabupaten Pulau Morotai. “WNA Cina yang memasuki wilayah Maluku Utara khususnya Pulau Morotai harus diantisipasi. Saya harap, virus ini tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat. Makanya, butuh perhatian dan kewaspadaan dari kita semua,"harapnya. Dia menjelaskan, upaya pencegahan sudah harus dilakukan sedini mungkin sebagai bentuk antisipasi. Bentuk antipasi yang dimaksud, bisa dimulai dari pengawasan secara ketat di sejumlah lokasi perusahaan yang ada Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China. Salah satunya, kata Fictor, PT MMC. “Ada 5 tenaga kerja dari PT. MMC yang berasal dari China. Saat ini, mereka sedang menjalani masa cuti dan kembali ke China. Ini yang harus kita antisipasi. Sekembalinya dari masa cuti, mereka ini harus kita pastikan dalam keadaan sehat dan tidak terinveksi virus Corona,”tegasnya.

Ditempat yang sama, Pgs. Ka BP Lanal, Letda Laut (K) dr. Irawan menambahkan, khusus WNA Cina yang hendak memasuki wilayah Indonesia, khususnya di bandara, wajib dilakukan pengecekan dan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Senada juga disampaikan perwakilan dari RSUD, dr. Arif selaku dokter umum. "Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di Pulau Morotai, kita harus berkoordinasi dengan PT. MMC. Jadi kita harus tegas, WNA China yang sedang cuti harus di data secara keseluruhan,”sarannya, menutup.

Sekadar diketahui, turut hadir dalam pertemuan kemarin, Kakes Lanud Leo Wattimena Mayor Kes Marjadi, Kasatbimnas Polres Pulau Morotai AKP Samsudin, PS. Karyankes Kes Lanud Leo Wattimena Letda Kes dr. Kiagus M. Reza, Taufik dari Karantina Pertanian serta Bahtiar dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) diikuti pegawai dan staf di Dinkes.(tr-04/aji)