Cegah Corona, FPIK Hasilkan Hand Sanitizer

KOMPAK:Mahasiswa dan dosen FPIK menunjukan hand sanitizer dari bahan utama kitosan kulit udang yang dihasilkan.

DARUBA-Ini kabar yang cukup menggembirakan bagi masyarakat Pulau Morotai untuk mengantisipasi penularan virus Corona. Dalam upaya pencegahan, mahasiswa dan para dosen di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pasifik (Unipas) saat ini tengah membuat sabun cuci tangan atau hand sanitizer untuk mencegah penularan virus Corona. Bahan utama dari pembuatan hand sanitizer ini diketahui dari kitosan kulit udang. Demikian disampaikan langsung dosen teknologi hasil perikanan, Rinto, Jumat (20/3). “Kami beberapa dosen dan mahasiswa mencoba untuk membuat formula berdasarkan acuan dari BPOM dan beberapa artikel ilmiah,”ungkapnya. Diakui Rinto, racikan pembuatan hand sanitizer yang saat ini tengah dibuat masih sekitar 200 ml dan sudah diuji coba. Namun kata dia, jangka waktu dari lamanya hand sanitizer untuk menangkal bakteri virus atau sejenis bakteri dari kulit manusia masih dalam tahap pengujian lebih lanjut. “Makanya belum bisa diproduksi dengan jumlah yang banyak,”katanya. Dijelaskan Rinto, hand sanitizer yang dibuat memiliki bahan utama dasar kitosan kulit udang, alkohol 70%, aloe vera dan air. Ini kata dia, ampuh membunuh bakteri, jamur dan virus. “Kami berharap, Pemda maupun pihak universitas dapat memfasilitasi kami, terutama dalam hal pengadaan bahan baku sehingga memudahkan dan mempercepat proses pembuatan dalam jumlah banyak untuk dijangkau masyarakat,”harapnya, menutup.(tr-04/aji)