Penerbangan Morotai-Manado Ditutup

SEPI:Kondisi di area Bandara Pitu Morotai pada Senin (30/3) sepi.

DARUBA-Jalur penerbangan maskapai Wings Air yang menghubungkan Ternate dan Moritai dibatasi dalam seminggu tiga kali dalam seminggu. Pembatasan ini tentunya tidak seperti hari-hari biasa, dimana normal jalur penerbangan yang menghubungkan Ternate dan Moritai tujuh kali dalam seminggu. Kebijakan ini diberlakukan untuk mencegah penularan virus Covid-19 supaya tidak merebak hingga ke kabupaten Pulau Moritai. Sementara penerbangan langsung dari Morotai ke Manado, resmi ditutup hingga pada batas waktu yang tidak ditentukan. Penerapan dari pihak Bandara Pitu ini mulai berlaku Senin (30/3) hingga 16 April, bulan depan. Kepala Bandara (Kabandara) Pitu, Samsudin saat dikonfirmasi mengatakan, untuk penutupan jalur penerbangan antara Morotai dan Manado dihentikan hingga pada batas waktu yang tidak ditentukan. "Tergantung penumpang, sebab pengaruh virus Covid-19 ini dampaknya sangat kuat terhadap penumpang yang berangkat maupun pulang,"aku Samsudin.

Diakui Samsudin, pembatasan jalur penerbangan akibat penurunan jumlah penumpang, baik yang datang maupun yang pergi. "Tapi untuk Bandara tetap dibuka setiap hari. Penerbangan tidak bisa di tutup. Harus ada. Ini sesuai instruksi Dirjen Perhubungan Darat. Jadi jadwal tetap, artinya slot time tetap, cuman karena penumpang yang datang maupun berangkat ini menurun sehingga pihak maskapai Lion Air merasa rugi. Jadi berangkat atau tidak tergantung pihak maskapai. Kami Bandara tetap buka,"ungkapnya.

Penurunan angka penumpang, baik yang datang maupun yang pergi sudah berlangsung sejak mewabahnya virus Covid-19. Penurunan penumpang, sebut Samsudin mencapai 30 persen. Kondisi ini yang menjadi pertimbangan maskapai.
"Bahkan pernah yang datang ke Morotai  hanya 9 oenumpang. Pihak maskapai tidak mengkin tutup, hanya mengurangi frekuensi penerbangan. Kalau ada penumpang bisa terbang, begitu juga sebaliknya,"tandasnya.(tr-04/aji)