ASN RSUD Keluhkan TKD

RSUD kabupaten Pulau Morotai

DARUBA-Ditengah situasi darurat akibat wabah Covid-19, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di RSUD Morotai yang diharapkan berada di garda terdepan dalam berkerja nampaknya belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Selain Alat Pelindung Diri (APD) untuk mencegah penularan Covid-19 yang minim, Tunjangan Kerja Daerah (TKD) yang menjadi hak ASN juga belum dibayar. Hal ini mencuat setelah dikeluhkan sejumlah ASN di RSUD, Selasa (31/3). Sejumlah ASN mengaku kalau TKD bulan Februari hingga Maret belum dibayar. "Biasanya tiap bulan berjalan itu sudah dibayar makanya kami sangat kecewa.  Kami juga butuh biaya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,"sesal sejumlah pegawai. Meski demikian, kondisi ini sama sekali tidak menyurutkan semangat mereka dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, terutama dalam menghadapi bahaya penularan virus Corona. "Kalau sprit kerja tetap kami utamakan. Kami tidak bisa buat kesalahan walau TKD telat cair. Tetap profesional dalam bekerja,"kata mereka.

Menyikapi ini, direktur RSUD, dr. Julius Gischard Kroons saat dikonfirmasi membantah keluhan ASN. Diakui Julius, pembayaran TKD puluhan ASN selama dua bulan terakhir, yakni Januari-Februari sudah dibayar.

"Bulan Januari-Februari sudah terbayar. Untuk bulan Maret milik tenaga bidan dan perawat sudah di bank,"tinggal proses transfer,"tandasnya.(tr-04/aji)