Ini Riwayat Perjalanan 4 Santri Morotai yang Terpapar Covid-19

dr. Novindra Humbar

Daruba, malutpost.id - Juru Bicara Satgas Covid-19 Pulau Morotai dr. Novindra Humbar mengaku lima santri asal Morotai yang hasil Rapid Diagnostic Test (RDT)-nya dinyatakan reaktif empat diantaranya ternyata positif terpapar virus corona. "Iya, ini yang 5 santri kita kirim pekan lalu dan hasilnya baru keluar sore ini," jelas Novindra, Kamis (30/4).

 

Dia menambahkan, langkah selanjutnya yang diambil adalah mengikuti protokol Kementerian Kesehatan yang berlaku. "Yaitu hasil swab pertama terkonfirmasi positif akan dicek lagi pemeriksaan sampel tahap yang kedua. Bila negatif hasilnya dilanjutkan lagi pemeriksaan sampel tahap ketiga. Jika dua kali pemeriksaan hasilnya negatif baru dikatakan bebas covid-19," cetusnya.

 

Novindra bilang, satu santri lain yang tidak terkonfirmasi positif virus corona tetap selalu dipantau. "UUntuk satu pasien yg tidak terkonfirmasi positif tetap dipantau di sana sesuai protokol kesehatan Dinkes Provinsi/Satgas Covid-19 Provinsi Malut," pungkasnya.

 

Sekadar diketahui, kelima santri asal Morotai tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. ke limanya berasal dari salah satu pesantren di Jawa Barat. Mereka pulang ke Malut menggunakan kapal dari pelabuhan Tanjung Priuk Jakarta. 

 

Sebelum sampai ke Tanjung Priuk, kelimanya sempat melaksanakan salat di salah satu masjid di Kebon Jeruk Jakarta Barat. Mereka tiba di Ternate tanggal 2 April dan sampai di Morotai esok harinya.(tr-04)