Pemda Siap Bayar Lahan Warga


BLOKIR: Pemilik lahan yang sengaja memblokir jalan di area menuju pasar rakyat gotalamo II.(ist)

DARUBA - Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Kabupaten Pulau Morotai, Sofia Doa, angkat bicara terkait hak pemilik lahan yang telah digusur untuk pembangunan jalan menuju Pasar Rakyat Gotalamo II yang berada Kecematan Morotai Selatan (Morsel). Kepada koran ini, Ahad (4/4), Sofia menjelaskan, persoalan sengketa lahan yang diributkan oleh Daud Goha hingga memblokir akses jalan, harus dijelaskan dengan rinci soal kepemilikan lahan.

Pemerintah pada dasarnya siap membayar, tetapi harus jelas siapa pemilik lahan tersebut dan penuhi persyaratan. "Lahan itu sesuai data yang kami dapat. Bahwa pemilik atas nama Daud Goha  telah menjual lahan tersebut dan dibeli oleh Rahmatia Syaf, salah satu pegawai di bagian  Kesbangpol Pulau Morotai.

Dimana Rahmatia telah kuasakan lahan yang dibelinya ke Irvan dengan isi surat kuasa menyelesaikan sengketa. Dengan kuasa itu, harusnya Irvan dapat menyelesaikan persoalan sengketa sesuai dengan isi surat kuasa yang dimaksud," terang Sofia. Dikatakan Sofia, solusi agar permasalahan ini bisa cepat diselesaikan, pihak Irvan harus menghadirkan Daud Goha, pemilik sertipikat pertama serta pembeli.

Hal ini dimaksud agar kedua belah pihak termasuk pemerintah, bisa mengetahui asal-usul tanah serta legalitas lahan yang dimaksud. "Intinya, pemerintah daerah siap bayar asalkan lahan atau sertipikat tersebut tidak bermasalah atau disengketakan. Legalnya harus ada keputusan jelas dari pengadilan, agar tidak ada persoalan dikemudian hari. Jika itu dipenuhi, maka pemda akan bayar," tutupnya.(cr-04/lid).