Taufik Salurkan Bantuan Kemendes ke Beberapa Daerah di Maluku Utara

Sekjen Kemendes PDTT Taufik Madjid (kanan), Bupati Halmahera Barat James Uang (tengah) dan Bupati Halbar James Uang (tengah), Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Badan Usaha Dhia Anugrah Febriansah usai penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen dan Dukungan Bersama tentang penyediaan layanan telekomunikasi dan informasi melalui pengembangan konektivitas internet di wilayah BUMDes Kabupaten Halmahera Barat. (istimewa) 

Jailolo, malutpost.id -- Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Sekjen Kemendes PDTT), Taufik Madjid, kembali mengunjungi Maluku Utara. Kedatangan pejabat asal Maluku Utara itu sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis untuk beberapa kabupaten di Provinsi Maluku Utara.

Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, Kamis (8/4/2021). Selain itu, juga diadakan penandatanganan komitmen antara Kemendes PDTT, BAKTI Kominfo dengan Pemkab Halmahera Barat tentang layanan telekomunikasi dan informasi melalui pengembangan konektivitas internet di wilayah layanan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kabupaten Halmahera Barat.

Dalam paparannya, Taufik Madjid selaku Sekjen Kemendes PDTT mengatakan, penandatanganan komitmen ini penting untuk dilakukan sebagai upaya untuk mempercepat pembangunan desa, kawasan perdesaan dan transmigrasi. "Tadi sudah Bersama-sama menandatangani kesepakatan komitmen sebagai upaya untuk mempercepat digitalisasi desa di Halmahera Barat," jelasnya.

Ia mengatakan, perluasan akses internet tersebut merupakan komitmen untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya akses internet harus bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, utamanya daerah Indonesia Timur. "No one left behind, tidak ada satu pun yang terlewatkan, semuanya harus merasakan," ujarnya.

Komitmen selanjutnya, lanjut Taufik, Kemendes PDTT melalui SDGs Desa akan menyukseskan Peraturan Presiden No.59 Tahun 2017 tentang SDGs Nasional yang diadopsi dari pertemuan pemimpin dunia, yaitu SDGs Global. Menurutnya, hal itu penting dan relevan, terutama di Kemendes PDTT, karena sampai dengan 2020 peringkat Indonesia berada di posisi 102 dalam pencapaian SDGs Global.

Oleh karena itu, tambahnya, Menteri Desa PDTT kemudian ingin mentransformasikan komitmen global dan mandat Perpres No.59 Tahun 2017 ke level yang lebih bawah, yaitu desa. "Kita sama -sama berupaya untuk terus mendorong pencapaian SDGs Desa, karena SDGs Desa akan berkontribusi terhadap 74 persen SDGs Nasional," ungkapnya. (bbc/yun)


-

Peliput : Tim

Editor   : Hayun Umamit