STQ Nasional di Malut Ditunda


Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba saat bertemu dengan Menteri Agama Yaqut Cholil

SOFIFI – Keinginan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) menunda pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) tingkat Nasional di setujui Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil.

Pelaksanaan STQ tingkat Nasional yang dipusatkan di Sofifi Tidore Kepulauan (Tikep) itu, sebelumnya dijadwalkan pada Juli mendatang, namun ada beberapa alasan mendasar, sehingga Pemprov meminta pelaksanaan STQ ditunda hingga Oktober. Usulan pengunduran jadwal STQ itu disampaikan langsung Gubernur Abdul Gani Kasuba yang didampingi Wakil Gubernur M Al Yasin Ali, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Samsuddin A Kadir dan Kakanwil Kemenag Malut Sarbin Sehe, kepada Menag Yaqut di ruang kerjanya."Iya pak Menag sudah menyetujui, pelaksanaan STQ diundur pada Oktober,"kata gubernur. 

Sementara Ketua Panitia Daerah STQ Nasional, Salmin Janidi menjelaskan, alasan penundaan pelaksanaan STQ, karena ada kemungkinan pemerintah Arab Saudi membuka pelaksanaan ibadah haji pada Juli nanti. Jika pelaksanaan haji jadi dilakukan maka akan mengganggu pelaksanaan STQ, karena semua daerah pasti fokus pada pelaksanaan ibadah haji."Bukan saja daerah, di pusat juga akan fokus pada pelaksanaan haji, sehingga pelaksanaan STQ pasti akan terganggu," jelasnya.

Salmin mengaku, pengunduran jadwal STQ hingga Oktober mendatang sangat efektif, karena persiapan akan lebih matang."Kalau pelaksanaan di Oktober akan lebih mendatang, selain itu target peresmian masjid raya Sofifi dilakukan oleh Presiden juga pasti bisa tercapai,” pungkasnya. (din/rul)