Ramadan Ini, Penjual Takjil Pantai Falajawa Pilih Dagang Online

Faisal Karim

Ternate, malutpost.id - Setiap Ramadan, Pantai Falajawa alias Pantai Swering di Lingkungan Falajawa I Kelurahan Muhajirin, Ternate Tengah, Kota Ternate selalu dijejali penjual takjil. Namun Ramadan kali ini pemandangan itu dipastikan tak akan ditemui lagi. Ini setelah warga Falajawa I sepakat tidak berdagang takjil demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Tak ada dagangan berarti tak ada orang yang berkerumun.

 

Lurah Muhajirin Faisal Karim menyatakan, inisiatif tidak berdagang seperti biasa itu datang dari warga sendiri. Padahal biasanya Ramadan jadi momentum warga meraup untung. "Mereka sampaikan kepada saya tahun ini para penjual takjil Lingkungan Falajawa, mereka tidak mau berjualan," ungkap Faisal kepada malutpost.id, Rabu (22/4).

 

Sebagai gantinya, para penjual takjil akan berdagang secara online. "Mereka bilang jualan online dengan berdayakan ojek kampung dengan tarif bervariasi agar pergerakan ekonomi itu tetap ada di kampung," tuturnya.

 

Untuk skemanya, Faisal mengungkapkan telah berkoordinasi dengan warga. "Jadi skemanya kita data jualan online, lalu buat spanduk atau baliho di kompleks Pantai Falajawa yang berisikan nomor penjual agar pembeli yang datang bisa hubungi nomor yang ada. Ada juga yang sudah sempat bagikan brosur," ungkapnya. 

 

Namun Faisal juga tidak menampik soal adanya penolakan sejumlah warga lain. "Kelurahan Muhajirin kan ada tiga lingkungan, Falajawa I, Kedaton Tidore dan Kodim. Yang menolak jualab ini Falajawa I, sementara sebaran kue di dua lingkungan itu dan juga Kampung Makassar Barat jadi sedikit banyak berpengaruh juga," terangnya.

 

Alasan warga menolak berjualan ini tak lain untuk mematuhi anjuran pemerintah agar tidak berkemurun dan tetap jalankan physical distancing. "Itu pertimbangan pertama. Lalu kedua karena lingkungan Kedaton Tidore, Kodim dan Falajawa itu rata-rata masyarakat lansia yag menjadi usia rawan terkena virus. Ketiga, karena Kelurahan Muhajirin ini gerbang pintu masuk penumpang kapal yang menginap di sejumlah penginapan dan hotel di sini," sambungnya.(mg-05)