Kapal Dilarang Berlayar, Pemudik Asal Gorontalo Terlantar di Pelabuhan Ahmad Yani

Pemudik asal Gorontalo, terlantar di ruang tunggu pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, Maluku Utara. (HASBI KONORAS/MALUTPOST.ID)

Ternate, malutpost.id -  25 calon penumpang tujuan Manado, Sulawesi Utara terlantar di ruang pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Minggu (10/5/2020). 
 
Mereka merupakan warga Gorontalo yang datang dari Obi, Halmahera Selatan yang hendak mudik ke kampung halamannya. Sudah 4 hari mereka tertahan dan menginap di ruang tunggu penumpang.
 
Karman salah satu calon penumpang mengaku telah mengantongi surat jalan dari desa Anggai Obi dan surat keterangan kesehatan. Dia mengaku telah melakukan rapid tes. 
 
“Kami semua sudah sudah lakukan rapid test di labkesda. Per orang Rp 400 ribu,” kata Karman, kepada malutpost,id saat di temui di ruang tunggu pelabuhan Ahmad Yani, Minggu (10/5).
 
Meski seluruh syarat telah terpenuhi namun, mereka belum mendapat kepastian kapan kapal diijinkan  berlayar. “Semua sudah kami penuhi tapi kami masih tetap seperti ini,” akunya.
 
Terpisah, Kepala KSOP Ternate, Taher Laitupa mengatakan, fungsi KSOP hanya mengawasi keselamatan pelayaran. Dia mengaku tidak memiliki kewenangan mengatur syarat yang berkaitan dengan wabah virus Covid-19. 
“Kalau daerah melihat itu harus ditutup ya ditutup, kami hanya mengikuti kebijakan pemerintah saja,” jelas Taher saat dikonfirmasi.
 
Ia menambahkan, jika protokoler kesehatan itu telah dipatuhi, pihaknya hanya tinggal menunggu persetujuan dari Manado dan Gorontalo.
“Kalau pihak Manado dan Gorontalo menerima kami siap berangkatkan mereka,” tandasnya. (aby)
 
 
Peliput: Hasbi Konoras
Editor  : Ikram Salim