Sempat Ditolak Warga, Jenazah Pasien PDP Akhirnya Dimakamkan

Proses pemakaman pasien PDP dengan protap Covid-19 subuh tadi. (HASBI KONORAS/MALUTPOST.ID)

Ternate, malupost.id - Jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di RSUD Chasan Boesoirie pada Selasa (12/5) sekitar pukul 19.35 WIT akhirnya dimakamkan.
 
Pemakaman jenazah pasien perempuan berusia 58 tahun itu dilakukan di RT/RW 006/003 kelurahan Tongole, Kota Ternate sekira pukul 05.18 WIT menggunakan protokol kesehatan yang ditetapkan. 
 
Pemakaman itu sempat ditolak warga lantaran tak mendapat informasi terlebih dahulu dari tim gugus. Alasannya lainnya, takut dengan stigma negatif masyarakat. Meski begitu warga akhirnya menerima setelah mendapat penjelasan dari dari tim gugus dan pemakaman tetap dilakukan. 
 
Kepala Bidang Operasional tim Gugus Tugas Kota Ternate, M. Arif Gani saat diwawancarai di lokasi pemakaman menuturkan, Pemkot Ternate memberi apresiasi kepada masyarakat Tongole yang mendukung penanganan pemakaman jenazah di lokasi tersebut.
 
“Pada prinsipnya, atas nama Pemkot memberi apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat Tongole atas dukungan terhadap pemakaman pasien PDP di tempat pemakaman yang telah disediakan oleh pemerintah,” tutur Arif Gani.
 
Menurut Arif Gani, lokasi pemakaman tersebut merupakan lokasi yang telah disiapkan oleh pemerintah. Sebab, dari awal, pemerintah telah berpikir dampak terburuk bila ada pasien yang meninggal maka tempat pemakaman sudah tersedia.
“Jika musibah wabah Corona ini telah selesai maka lokasi ini akan dijadikan tempat pemakaman umum bagi masyarakat,” tandasnya. (aby)
 
-
Peliput: Hasbi Konoras
Editor  : Ikram Salim