Ini Penjelasan PT IWIP Soal 155 TKA China

TKA asal China saat tiba di Bandara Babullah. (HASBI KONORAS/MALUTPOS.ID)

Ternate, malutpost.id - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) angkat bicara soal 155 tenaga kerja asing (TKA) yang menjalani pemeriksaan rapid test di Bandara Sultan Babullah Ternate, siang tadi.

Departemen Humas PT IWIP, Agnes Megawati, kepada malutpost,id mengatakan, 155 tenaga kerja asing tersebut merupakan karyawan subcontractor IWIP yakni dari PT CCEPC dan PT IPK. Kontrak mereka kata Agnes dengan subcontractor bukan langsung dengan PT IWIP meskipun tenaga kerja asal China itu bekerja untuk project Weda Bay.

“Perlu diketahui bahwa kalau di suatu proyek tidak semua karyawan adalah karyawan langsung dari perusahaan kawasan. Terutama untuk jenis pekerjaan yang sifatnya sementara dan perlu dikerjakan dengan cepat,” jelas Agnes.

Lebih jauh, Agnes menjelaskan, perusahaan menggunakan jasa kontraktor. Hubungan perusahaan dengan kontraktor itu adalah perusahaan membayar jasa, perihal karyawan yang bekerja untuk kontraktor tersebut, kontrak kerja, proses perekrutan dan penggajian dengan kontraktor.

Bahkan, ia mengaku, pihaknya juga tidak bisa mengetahui seperti apa kontrak dan perjanjian mereka, karena kontrak perusahaan dan kontraktor adalah kontrak jasa atau service. “Jadi mereka dipekerjakan di proyek IWIP tetapi karyawan kontraktor, bukan karyawan IWIP,” tandasnya. (aby) 

-

Peliput : Hasbi Konoras

Editor  : Ikram Salim