Asgar Saleh: Pemerintah Wajib Jamin Kebutuhan Rumah Tangga Pasien Karantina

Direktur LSM Rorano, Asgar Saleh

Ternate, malutpost.id - Direktur LSM Rorano Maluku Utara, Asgar Saleh meminta pemerintah kabupaten/kota harus menjamin kebutuhan keluarga pasien Covid-19 yang sedang di karantina dan isolasi.

Kepada malutpost,id, Asgar mengatakan, pemerintah harus melihat secara komprehensif terhadap dampak wabah Covid-19 yang kini ditetapkan sebagai bencana dan darurat kesehatan nasional.

Menurutunya, perlakuan terhadap orang yang menjadi korban ada fase penanganan dan fase dukungan psikososial. Fase penanganan yang dimaksudkan, lanjut Asgar, adalah para pasien karantina wajib diberi konseling tentang bahaya virus corona dan karantina agar memutus mata rantai penyebaran virus, bukan untuk menyembuhkan.

Yang terpenting, bagi Asgar adalah, psikologi para pasien karantina harus itu nyaman, tidak stres, tidak tertekan, tidak kepikiran menafkahi rumah tangga.

”Agar pasien karantina mengerti bahwa dengan karantina virus yang ada dalam diri pasien itu tidak menyebar ke orang lain. Tidak hanya dikarantina tanpa perhatikan psikososial dan kebutuhan rumah tangga pasien. Apalagi kalau pasien karantina itu adalah kepala keluarga. Rata-rata yang dikarantina ini adalah kepala keluarga,” jelas Asgar, Kamis (14/5/2020).

Dia bilang pemerintah harus hadir sebagai kepala keluarga terhadap pasien selama masa karantina agar situasi sosial pasien dan keluarga tetap normal. “Pemerintah harus beri bantuan ke mereka, seperti membayar iuran listrik rumah pasien, membayar kos-kosan pasien, bertanggung jawab atas kebutuhan ekonomi dari keluarga pasien ini,” jelasnya.

Mantan ketua Komisi III DPRD Kota Ternate itu mendesak pemerintah kabupaten dan kota wajib memenuhi kebutuhan ekonomi terhadap warganya yang menjalani karantina.

“Dengan wabah ini, peran pasien sebagai kepala keluarga tidak bisa lagi dijalankan. Sehingga, wajib hukumnya pemerintah kabupaten dan kota menjamin keberlangsungan hidup dari keluarga dari pasien yang kini sedang jalani masa karantina,” tandasnya. (aby)

 

Peliput : Hasbi Konoras

Editor  : Ikram Salim