Pasien Patah Tulang Tak Tertangani, Begini Penjelasan RSUD Ternate

Ilustrasi karyawan perusahaan. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Karyawan PT Indonesia Weda Bay Industial Park (IWIP) yang mengalami patah tulang batal menjalani perawatan medis saat dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate, Senin (8/3).

Pasien yang diketahui bernama Sahwi (26 tahun) itu, mengalami patah tulang jari tangan. Hanya saja, saat dirujuk ke RS Ternate, dokter bedah tengah ijin kerja.

Sahwi menceritakan, dirinya terpaksa dirujuk ke RS lantaran tangannya tertindih besi saat bekerja pada Sabtu (6/3) pekan kemarin.

Pasca mendapat musiba, lanjut Sahwi, dia langsung mendapat perawatan di klinik perusahan sambil menunggu hasil rotgen.

"Saya kemudian diantar sampai ke Sofifi untuk melakukan perawatan di RSUD Ternate. Karena harus ditangani dokter khusus,"kata Sahwi kepada malutpost.id, di RSUD Chasan Boesoirie, Senin (8/3).

Sahwi bilang, telah mengurus seluruh administrasi termasuk mendaftar ke BPJS. "Sudah masuk di ruangan tapi katanya tidak ada dokter,"katanya.

Sementara, Direktur Utama RSUD CB Ternate, dr. Syamsul, saat dikonfirmasi malutpost.id mengatakan, dokter di klinik bedah tulang tidak berada ditempat karena ijin kerja.

Syafiul menyarankan, agar calon pasien bisa datang kembali ke poliklinik bedah untuk dilakukan perawatan.

"Besok datang saja di poliklinik bedah, tidak usah di bedah tulang. Mereka juga bisa tangani itu,"pungkasnya.(cr-04)


-

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram