Komisi Informasi Malut Soroti Sikap Kapolres Halut Terhadap Wartawan

Mohdar Baillusy. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Komisi Informasi (KI) Provinsi Maluku Utara (Malut) menyoroti sikap Kapolres Halmahera Utara AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso dan Wakapolres Kompol Alwan Sifat yang melarang wartawan meliput jalannya pleno TPS 1 Desa Supu hasil pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Halut di kantor KPU Halut,  Kamis (29/4/2021). 

Komisioner KI Malut Mohdar Bailusy kepada malutpost.id mengatakan, pihaknya menyangkan sikap dan tindakan petugas pengamanan yang menutup akses keterbukaan informasi publik di lembaga penyelenggara negara.

Menurutnya, semua lembaga publik wajib memberikan akses informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat terutama kepada media yang menjadi pilar keempat demokrasi Indonesia.

"Akses kepada seluruh pengguna informasi baik itu warga negara biasa maupun para pekerja pers/wartawan,"kata Mohdar kepada malutpost.id, Jumat (30/4/2021).

Menurut Mohdar, pejabat publik mestinya menjadi pelopor dalam keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Di katakanya, bahwa setiap badan publik yang menghalangi dan tidak memberikan akses informasi kepada media bisa diancam dengan UU KIP.

"Badan publik yang tidak menyediakan, tidak memberikan, dan/atau tidak menerbitkan informasi publik bisa diancam pidana sebagaimana diatur dalam UU Keterbukaan Informasi Publik Bab XI Pasal 52," tegas Mohdar.

Sementara Kapolres AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso membantah mengusir wartawan. Menurutnya, wartawan dipersilahkan meliput tapi berada di luar pagar kantor KPU. "Tidak betul saya melarang, kalian dipersilahkan meliput tapi di luar pagar karena KPU dijadikan area TPS,"kata Kapolres. (mg-06).


_

Peliput : Muhlis Idrus

Editor   : Ikram