Karantina Pertanian Ternate Musnahkan Daging Babi dan Anjing Beku

Petugas karantina pertanian saat memusnahkan unggas dan daging yang diamankan di pelabuhan. (istimewa)

Ternate malutpost.id -- Petugas Balai Karantina Pertanian Kelas II B Ternate Maluku Utara memusnahkan puluhan ekor unggas, daging anjing dan babi yang dipasok ke Ternate melalui pelabuhan Ahmad Yani.

Sub Kordinator Karantina Hewan Karantina Pertanian Ternate Wahyu Samurwat menjelaskan, pada Maret lalu, pihaknya memusnahkan 53 ekor unggas dewasa yang dipasok dari Manado, Jakarta Utara, Surabaya, Palu dan Bitung.

"Unggas yang dimusnahkan itu dari berbagai jenis seperti ayam bangkok, ayam kampung, kucing, burung love bird, burung pleci, merpati, ayam filipina, dan daging babi beku sebanyak 40 kilogram,” kata Wahyu kepada malutpost.id, Senin (10/5/2021).

Hewan dan daging yang dimusnahkan tersebut tidak memiliki dokumen atau melapor ke petugas karantina. Selain pemusnahan, kata Wahyu, pihaknya juga menolak ayam bangkok 4 ekor, anjing terrier 1 ekor, daging ayam karkas 40 kilogram, jerdan ayam 34,48 kilogram, daging babi beku 35,06 kilogram turun dari kapal.

"Penolakan tersebut karena tidak ada kelengkapan administrasi atau surat keterangan kesehatan hewan (SKKH), hingga dokumen karantina dari daerah asal, dan merupakan jenis media pembawa hama penyakit hewan karantina,"jelas Wahyu.

Pada April lalu, petugas karantina juga menyita ayam 14 ekor, ayam bangkok 1 ekor, daging anjing 30 kilogram yang diselundupkan masuk ke Ternate. "Modus yang digunakan sangat beragam seperti menggunakan bungkusan lalu dilemparkan ke laut, disimpan dalam WC, kami perketat penjagaan dengan mengkordinasi instansi terkait yakni, TNI/Polri dan ASDP,”pungkasnya. (mg-08)   


 _

Peliput : Taslim T. Laher

Editor   : Ikram Salim