DPA Breakwater Dermaga Hiri Segera Tuntas


RIZAL Marsaoly

TERNATE - Rencana pembangunan Breakwater Dermaga Pulau Hiri di Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, terus digenjot. Saat ini, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate sedang melakukan penggabungan anggaran dari Dinas Perhubungan (Dishub) ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam bentuk Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Anggaran Dishub sebesar 850.000.000 rupiah digeser ke PUPR.

Dijumlahkan dengan anggaran PUPR sebesar 697.000.000 rupiah. Maka ada sekitar 1.547.000.000 rupiah total anggaran untuk pembangunan Breakwater. Plt kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbanda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan, surat persetujuan penggabungan anggaran dari Dishub ke PUPR oleh DPRD sudah sampai ke BPKAD. Sehingga BPKAD sedang bekerja untuk melakukan penggabungan anggaran. "Informasi dari pak Kaban Keuangan (BPKAD), beliau sudah terima surat persetujuan dari DPRD

. Jadi kemungkinan besok (hari ini, red) DPA sudah bisa selesai," ucap Rizal, kemarin (23/6). Dia menuturkan, jika penggabungan anggaran sudah selesai dilakukan oleh BPKAD, maka selanjutkan akan diserahkan ke PUPR untuk sesegera mungkin dilakukan pelelangan. "Karena dasar lelang, itu harus ada DPA," terang Rizal.

Sebelumnya, kepala Dinas PUPR Kota Ternate Risval Tri Budiyanto mengatakan, PUPR masih harus melihat DPA penggabungan anggaran terlebih dahulu, sebelum masuk ke tahap selanjutnya. "Nanti kita lihat dokumen dulu, karena dokumennya belum ada," ucap Risval. Pembangunan Breakwater Dermaga Pulau Hiri rencananya akan menggunakan Tetrapod. Menurut Risval, Tetrapod akan lebih efektif jika dibandingkan dengan pasangan batu kosong.

Pasalnya, ombak di Dermaga Pulau Hiri sangat kuat. "Tetrapod tidak berfungsi sebagai dinding, tapi dia (Tetrapod) bisa mereduksi gaya pukul atau gaya tekanan ombak. Dan Tetrapod lebih modern," tandas Risval. (tr-01/yun)