Peninggalan Irian Barat tak Terurus

TAK TERURUS: Kondisi terkini salah satu peninggalan Irian Barat.

TIDORE – Bekas bangunan Irian Barat di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), kelihatannya belum diperhatikan. Akibatnya, bangunan-bangunan tersebut terlihat tak terurus.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tikep, Yakub Husain mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah punya rencana untuk mengembangkan bangunan peninggalan Irian Barat. Hanya saja, beberapa dari bangunan tersebut masih dimiliki ahli waris. Selain itu, terkait pemberdayaan cagar budaya masih harus menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, dalam hal ini Balai Pelestarian Cagar Budaya.

“Bekas gedung kantor Gubernur Irian Barat sekarang masih digunakan SMA 1 Tdore. Ada pula bekas gedung RRI yang digunakan rumah oleh warga. Begitu pula rumah Zainal Abdiin Syah. Ada pula gedung Polres yang berada di dekat SMA 1 Tidore yang ternyata masih dimiliki pemerintah pusat. Termasuk gedung Rumah Sakit yang berada di kelurahan Gamtufkange,” jelasnya.

Menurutnya, ke depan Pemkot akan menyurat ke Pemerintah Pusat agar beberapa peninggalan Irian Barat itu nantinya menjadi milik Pemkot, sehingga dikembangkan dengan baik. "Kalau yang sudah menjadi kepemilikan bersama itu Kadaton, itu sudahada kerja sama Pemkot dengan pemerintah pusat,” terangnya.

Ketua DPRD Tikep Ahmad Ishak menambahkan, memang sudah ada pembahasan secara terbatas dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk dilakukan pengembangan peninggalan Irian Barat. DPRD akan membahas lebih serius ke depan. “Melalui rapat Banmus akan kami bicarakan masalah ini. Juga termasuk percepat usulan Zainal Abidin Syah sebagai Pahlawan Nasional,” tutupnya. (mg-06/lex)