Hatari Janji Tingkatkan APBD Tikep Rp 1 Triliun

ANGGARAN: Achmad Hatari (kedua kiri) ketika memberikan keterangan.

TIDORE - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dr. Achmad Hatari berjanji akan mendorong peningkatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) pada tahun 2021 menjadi Rp 1 triliun. Hal itu disampaikan Hatari pada saat kunjungan kerja dengan Pemkot dan DPRD Tikep bertempat di Aula Nuku Kantor Wali Kota Tikep, (17/3) lalu.

Menurut anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini, dirinya akan memperjuangkan APBD Kota Tikep pada tahun 2021 nanti di atas Rp 1 triliun. Selama ini, kata Hatari, APBD Tikep masih di bawah Rp 1 triliun. Padahal ada banyak cara untuk meningkatkan APBD Tikep ini. "Kali ini saya akan fokus perjuangkan Tikep di atas Rp 1 triliun. Saya siap perjuangkan, tetapi ada syaratnya. Syaratnya adalah pemerintah harus bantu saya siapkan data yang lengkap. Saya akan gunakan seluruh kapasitas yang saya miliki untuk tanah leluhur saya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, politikus Partai Nasdem ini juga memaparkan kondisi APBN 2020 dan celah fiskal Maluku Utara. Hatari merasa prihatin melihat perhatian pemerintah pusat terhadap fiskal Maluku Utara yang masih rendah. Padahal sudah banyak capaian makro yang diraih kabupaten/kota di Maluku Utara. Dirinya mencontohkan Kota Tikep yang sudah 8 kali dapat Adipura, namun kategori lingkungan dan kebersihan dalam indikator DID malah tidak dapat. Begitu juga indikator inovasi dan lainnya. “Ini karena komunikasi antara Pemda dengan pusat masih menjadi kendala,” tuturnya.

Lanjut dia, tingkat capaian makro dan capaian kinerja yang sudah dicapai Kota Tidore mestinya dikomunikasikan secara lebih intens ke pusat, tentunya dengan dukungan data yang kredibel. Untuk itu dirinya siap menjadi penghubung Pemkot Tikep dengan mitra kerja kementeriannya di Jakarta. “Saya siap membantu komunikasikan masalah ini ke teman-teman kementerian, saya juga akan menggunakan kapasitas saya sebagai anggota Banggar DPR dan Wakil Ketua Komisi XI DPR untuk mendorong dukungan pembiayaan secara lebih realistis untuk Tidore dan Maluku Utara, apalagi komisi XI membidangi soal keuangan negara. Saya akan bantu," tandasnya menutup. (cr-03/lex)