Pemkot Batasi Pelayaran

Daud Muhammad

TIDORE - Operasional armada di Kota Tidore baik laut maupun darat akan dibatasi aktivitasnya. Pembatasan aktivitas armada laut dan darat ini merujuk pada surat Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor: 552/341/01/2020 perihal pembatasan dan sterilisasi muatan guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kota Tikep.

Dengan dasar tersebut, Dinas Perhubungan Kota Tikep mengeluarkan imbauan terkait pembatasan aktivitas armada. Imbauan tersebut disampaikan kepada seluruh operator armada laut, kendaraan darat angkutan umum, dan kendaraan pribadi se-Kota Tikep. Bahwa pada Senin 30 Maret nanti, operasi kendaraan darat maupun laut dibatasi aktivitasnya sampai pada pukul 18.00 WIT. Seluruh armada dilarang beroperasi di atas pukul 18.00, terkecuali kendaraan petugas satgas covid-19 dan ambulance yang merujuk pasien ke Kota Ternate. "Imbauan ini disampaikan dalam rangka pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Tikep," kata Kadishub, Daud Muhammad.

Sebelumnya, Kadishub juga telah melakukan pertemuan dengan pihak koperasi dan perwakilan speedboat serta motor kayu. Pertemuan yang dilaksanakan di Pelabuhan Rum untuk membahas jaga jarak dan pembatasan penumpang, juga pembatasan aktivitas operasional armada laut. Untuk speedboat, kata Daud, penumpang yang semula 16 orang akan dibatasi menjadi 10 orang. Hal ini untuk menjaga jarak antar penumpang sesuai rekomendasi dari kesehatan. Namun dari pihak speedboat meminta agar dinaikkan harganya dari 10 ribu menjadi 15 ribu. "Namun ini kita harus sepakati dulu, sosialisasi dan sebagainya, juga harus berkoordinasi dengan pimpinan," ujarnya.

Selain speedboat, lanjut Daud, juga trayek feri akan dikurangi yang sebelumnya empat kali menjadi dua kali atau tidak dinaikkan penumpang dan angkutan pribadi maupun roda dua. "Yang bisa kasih naik hanya angkut logistik, orang sakit yang dirujuk, dan ambulance. Namun ini masih ancang-ancang dan saya baru komunikasi dengan manajer ASDP lewat telepon, belum ada keputusan resmi," jelasnya.

Pihaknya mulai hari ini akan melakukan sosialisasi terkait pembatasan aktivitas operasional armada ini. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar menaati himbauan tersebut guna mencegah penyebaran virus mematikan ini. "Mari dukung pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona dengan mematuhi himbauan-himbauan yang telah disampaikan," pintanya. (cr-03/lex)