TTP Dipangkas, Ribuan PNS Tikep Demo DPRD

Aksi ribuan PNS Tikep mendatangi gedung DPRD meminta TTP tidak dipangkas oleh Banggar DPRD Tikep, Senin (12/10/2020). (Foto: Bambang/malutpost.id)

Tidore, malutpost.id -- Amarah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara mulai memuncak, mereka rama-ramai menggelar demonstrasi di halaman kantor Wali Kota Tikep, Senin (12/10/2020).

Aksi ribuan pegawai Pemkot itu, buntut dipangkasnya anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TTP) oleh DPRD Kota Tikep yang tersisa Rp26 miliar dari Rp75 miliar.

Amatan malutpost.id aksi itu dimulai usai apel pagi di halaman kantor Wali Kota Tikep. Mereka lalu melakukan konsolidasi disemua bagian dan dinas. 

"Keluar samua, tong sama-sama perjuangkan tong punya hak (TPP), jadi ASN yang tara kaluar ngoni bukan ASN. Jangan cuma ngoni utamakan ngoni pe kepentingan pribadi (Keluar semua, kita sama-sama perjuangkan hak kita, jadi ASN yang tidak keluar berarti bukan ASN, jangan hanya utamakan kepentingan pribadi),"teriak sejumlah ASN.

Mereka menuntut Pemkot dan DPRD tidak memangkas usulan anggaran TTP sebesar Rp75 miliar. Selain berorasi, mereka PNS juga membawa umbul-umbul  yang bertuliskan Naikan TPP sesuai usulan awal 75 Miliar, TPP harga diri ASN.

"Kita menuntut TPP Rp60 miliar yang diusulkan oleh TAPD harus diakomodir tidak bisa ditawar-tawar, ASN hanya menuntut hak yang bekerja siang dan malam," Seopriyadi Sahbudin salah satu ASN Tikep.

Sekda Tikep Mifta Bay mengatakan, usulan anggaran TTP belum disahkan dan masih dibahas oleh TAPD dan Anggota DPRD Tikep. "Soal anggaran TTP belum disahkan, masih sementara masih dibahas," pungkasnya. Terpantau sekitar pukul 14.30 WIT seluruh ASN menuju kantor DPRD untuk menuntut hak mereka. (mg-06)

 

-

Peliput : Bambang Cahyadi

Editor : Ikram