Rp 200 Juta DD Bermasalah


ARIF Radjabessy

TIDORE - Inspektorat Kota Tidore Kepulauan (Tikep) mulai menelusuri penggunaan Dana Desa (DD) di Desa Aketobololo, Kecamatan Oba Tengah. Penelusuran itu dilakukan berdasarkan pengaduan masyarakat ke Wali Kota Tidore. 

Pengaduan masyarakat itu berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan anggaran tahun 2016 sampai 2019. Kepala Inspektorat Tikep, Arif Radjabessy mengatakan, dari laporan pengaduan itu, DD yang diduga disalahgunakan itu sebesar Rp 400 juta lebih. Namun, berdasarkan hasil audit sementara yang dilakukan Inspektorat itu baru menemukan sekitar Rp 200 juta. “Nilai DD yang diadukan itu sekitar Rp 400 juta lebih namun yang didapat oleh Inspektorat itu di angka sekitar Rp 200 juta dan sementara masih dalam proses,” kata Arif Radjabessy, kemarin (30/1).

Arif mengemukakan, beberapa poin dalam laporan pengaduan itu tidak memiliki kebenaran. Karena, sebagian poin laporan itu sudah dikerjakan oleh kepala desa. Namun, pelapor tetap mencantumkan poin itu ke dalam laporan. “Kami cuma pastikan bahwa laporan itu betul atau tidak,” jelasnya.

Bahkan, kata Arif, untuk mencari tahu tindak lanjut hasil audit dari Inspektorat itu, seluruh elemen masyarakat dilibatkan dalam pembahasan seperti dari pihak kecamatan, Bhabinkamtibmas dan seluruh tokoh masyarakat. “Pembahasan itu terkait apa yang dilakukan oleh kepala desa dalam menindaklanjuti hasil audit kami. Jika ada temuan yang menyangkut penyetoran, kades ingin buat apa. Tapi dalam pertemuan itu belum ada kesepakatan dari desa, jadi kami tunggu perkembangannya,” tandas Arif. (aby/jfr)