Login Berlangganan Dahlan Iskan Ekonomi Politik Akademika Selebrita Ragam Jurnalisme Advertorial Nasional Hukum Opini Video
1 / 3
2 / 3
3 / 3

Alasan Warga Sulamadaha Komitmen Menangkan Tauhid-Jasri di Pilwako Ternate

#
Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Ternate nomor urut 2, Tauhid Soleman dan Jasri Usman di Kelurahan Sulamada, Kecamatan Ternate Barat, Jumat (16/10/2020). (istimewa))

Ternate, malutpost.id -- Warga Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Maluku Utara berkomitmen memenangkan pasangan nomor urut 2, Tauhid Soleman-Jasri Usman dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Ternate 9 Desember 2020 mendatang. Sikap warga itu bukan tanpa alasan, mereka menilai Tauhid-Jasri merupakan pasangan wali kota yang paling ideal dari paslon lainnya.

“Dari pamong, lurah, jadi kadis keuangan hingga sekkot Ternate, beliau punya kemampuan yang sempurna punya pengalaman dan punya integritas, beliau memahami keuangan daerah, kemudian wakilnya adalah politisi senior,” kata salah satu warga Sulamadaha dihadapan Tauhid-Jasri dalam kampanye terbatas, Sabtu (16/10/2020) malam tadi.

Sementara Imam Masjid Sulamadaha di kesempatan yang sama mengatakan, masyarakat Ternate sudah lama merindukan sosok pemimpin putera daerah, namun keinginan itu belum terwujud. Untuk itu, dia menaruh harapan besar terhadap Tauhid-Jasri sebagai satu-satunya putera terbaik Ternate yang ikut dalam kontestan kali ini. ”Jadi ini kesempatan terakhir afa una ngone ruru adi (jangan sampai kita warga asli Ternate hanyut), mari torang samua dukung beliau (mari kita semua dukung Tauhid-Jasri),"kata Imam Masjid setempat dipenghujung acara. 

Di kesempatan itu, warga setempat juga membeberkan sikap pejabat Pemkot Ternate yang sering memecat Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan memindahkan pegawai yang berbeda pilihan politik. ”Itu sudah sering terjadi, kami berharap agar putera daerah diberi kesempatan,” tanya warga kepada Tauhid.

Tauhid mengatakan, sebagai birokrat profesional, dia tidak akan menggunakan cara-cara tidak sepatutnya dalam pemerintahan dengan memindahtugas pegawai yang dianggap berbeda pilihan politik, atau menonjobkan pejabat yang bersebrangan.

“Sebagai seorang profesional, saya tahu bagaimana cara membina pegawai yang baik, bagi seorang Tauhid Soleman hal seperti itu tidak akan saya lakukan, karena saya tahu menjadi PTT itu sangat susah, dan saya mengandalkan orang-orang yang profesional melalui mekanisme yang diatur,” kata Tauhid.

Baginya, seorang pemimpin membutuhkan bawahannya dalam tugas birokrasi. Dia menganalogikan, bawahan yang baik tentu mengerti dan memahami selera pimpinannya.

“Selera pimpinannya seperti apa? punya ide, punya gagasan, mengapa saya bisa menduduki jabatan tertinggi dalam birokrasi karena saya seide dengan pimpinan (wali kota),” tegas Tauhid.

Jika terpilih nanti, lanjut Tauhid, dirinya bersama Jasri akan mendorong wisata Sulamadaha sebagai destinasi unggulan untuk mendorong ekonomi warga. Serta membangun sarana sepak bola, dan puskesmas yang lebih memadai agar konstentrasi masyarakat tidak lagi berpusat di perkotaan. "Kita berupaya mendorong pembangunan di kawasan Sulamadaha sebagai ibu kota kecamatan termasuk Puskesmas maka kita harus perhatikan betul serta menjadikan Sulmadaha sebagai titik simpul ekonomi,"pungkas Tauhid. (ikh)

 

-

Peliput : Tim

Editor  : Ikram

Beri Komentar

Berita Pilihan